Diblokir di India, PUBG Mengubah Nama untuk Beroperasi – KetikKetik

Game yang berada di bawah naungan Tencent, PlayerUnkown’s Battlegrounds atau PUBG ini dikabarkan akan berganti nama di India menjadi Battlegrounds Mobile India. Pemiliknya yaitu PUBG Corporation juga berharap permainan online dapat beroperasi kembali setelah pemblokiran tahun lalu.

Perusahaan telah mempromosikan beberapa konten game bergenre battle royale di media sosial. “Halaman Facebook dan YouTube PUBG Mobile India telah berganti nama menjadi Battlegrounds Mobile India,” katanya seperti dikutip Business Insider, Selasa (4/5).

Mereka pun mengunggah teaser video pendek di kanal YouTube. Namun belakangan, akses penonton telah dihapus.

Peron media e-sports, GemWire melaporkan bahwa ada sumber situs Web PUBG Mobile India dengan nama baru. Hal senada disampaikan AFKGaming.

READ  Ramai Boys Serang dan Penimbunan Takjil Gratis, Bahkan Menuai Perdebatan Netizen - KetikKetik

Terlepas dari namanya, perusahaan akan mengubah tema, peta, dan tampilan antarmuka game secara drastis. Perusahaan juga telah mengadaptasi karakter game agar dapat diterima oleh pemerintah dan pasar di India.

Karakter game menjadi lebih ramah keluarga. Lokasi perang menjadi tempat latihan simulasi. Kemudian, efek percikan darah pada karakter yang terkena juga akan dihapus.

Perubahan tersebut dilakukan agar perusahaan dapat mengatasi citra negatif terhadap game PUBG. Dengan begitu, pemblokiran bisa dicabut.

Tidak hanya dari segi teknis, PUBG Corporation berupaya menghapus citra perusahaan developer asal China, Tencent.

Tencent membeli saham PUBG dari induknya Bluehole dan PUBG Corporation. Tencent kemudian mendistribusikan PUBG Mobile di Google Play Store dan App Store, termasuk untuk India.

READ  BMKG Prediksi Sumsel Berpotensi Alami Hujan Lebat

Namun, karena India memblokir PUBG di bawah naungan Tencent, PUBG Corporation berencana untuk mendirikan anak perusahaan. Selain itu, mendirikan kantor lokal di Negeri Bollywood.

Perusahaan juga berencana mempekerjakan 100 karyawan dan berinvestasi US $ 100 juta.

Tahun lalu, Kementerian Teknologi India mengumumkan larangan PUBG. Ini mengikuti konflik bersenjata antara India dan Cina di sepanjang perbatasan Himalaya yang disengketakan.

Namun, pemerintah India berdalih bahwa aplikasi PUBG dilarang bukan karena konflik, melainkan sebagai ancaman bagi keamanan. “Aplikasi ini mengumpulkan dan membagikan data secara rahasia dan berbahaya,” kata kementerian itu Reuters, September tahun lalu (2/9/2020).

Faktanya, PUBG populer di India. Sedangkan India merupakan pasar terbesar PUBG. Menurut perusahaan analisis aplikasi Sensor Tower, game tipe battle royale ini meraih sekitar 175 juta penginstalan aplikasi di India atau 24% dari total pangsa pasar global.

READ  Resmi Dibentuk! GoTo Group Menawarkan Empat Layanan Dalam Satu Platform Konsumen Digital - KetikKetik

Source ketiksuara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *