Cek Fakta: 10 Dokter Meninggal karena Covid-19 dalam 24 Jam – KetikKetik

GNI: Salah

Informasi yang beredar bahwa sepuluh dokter meninggal karena Covid-19 dalam waktu 24 jam setelah menerima vaksin. Dilansir dari situs Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Rabu (5/5), pesan ini disebarkan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Pesan itu berisi nama sepuluh dokter yang meninggal. Di atas adalah judul berita terbaru dan Indonesia berduka. Di bagian bawah daftar nama, tertulis kalimat yang dicetak tebal, “padahal sudah diberikan vaksinnya”.

Lalu, ada juga kalimat, “Dalam 24 jam Indonesia kehilangan dokter karena Covid-19. Sungguh merugikan bangsa Indonesia.”

Di paragraf berikutnya, pesan menyebutkan bahwa Kementerian Kesehatan meramalkan ledakan yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap menggunakan masker, menjaga jarak, jauh dari keramaian, sering mencuci tangan, makan minuman hangat, dan sebaiknya di rumah.

READ  CEO Zoom Mengakui Rapat Virtual di Zoom Melelahkan - KetikKetik

Pelacakan Pemeriksaan Fakta

Nama-nama yang tercantum dalam pesan juga muncul di pesan berantai awal tahun ini. Hanya saja, penuturannya sedikit berbeda.

Situs Jabar Saber Hoaks pernah menulis soal ini pada 20 Januari 2021. Saat itu, pesan yang beredar adalah sepuluh dokter meninggal karena Covid-19 di hari yang sama alias dalam waktu 24 jam. Faktanya, para dokter ini meninggal pada tanggal yang berbeda.

Informasi tentang nakes.laporcovid19.org kata Dokter Felicia Tanzil Sp.KFR yang bertugas di RS Cideres meninggal pada 3 Desember 2020.

Kemudian, Dokter Ananto Prasetya Hadi meninggal dunia pada 12 September 2020. Pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Pemasaran dan Humas RSCM Jakarta.

READ  Colortrac SmartLF SGi dan SCi, Pemindai Kecepatan Tinggi Format Besar - KetikKetik

Dokter Dharma Widya meninggal dunia 10 September 2020. Ia menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Kolonel CKM (Purn.) Dr. Heldarsjah Sjahruddin, Sp THT-KL meninggal pada 11 September 2020 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Dokter Oki Alfian meninggal pada 12 September 2020 pada usia 30 tahun.

Dokter Gatot Soeryo meninggal pada tanggal 2 Desember 2020. Dokter Gatot Soeryo Koesumo meninggal pada tanggal 2 Desember 2020. Profesor Dokter Dadang Hawari SpKJ meninggal pada tanggal 3 Desember 2020, begitu pula dengan Dokter Redy dan Kolonel CKM Dokter Is Priyadi.

Kesimpulan

Pesan berantai yang mengatakan sepuluh dokter meninggal pada hari yang sama karena Covid-19 adalah salah. Para dokter ini meninggal pada tanggal yang berbeda.

READ  Hari ini Pemerintah Mengadakan Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri - KetikKetik

Yang salah, para dokter sudah menerima vaksin. Padahal, program vaksinasi virus corona baru dimulai pada awal 2021. Sedangkan sepuluh dokter tersebut meninggal tahun lalu.

Source ketiksuara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *