BRI Siap Kelola Dana Tabungan Perumahan Rakyat Secara Akuntabel

[ad_1]

KetikKetik – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Badan Pengelola (BP) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan Kostudian Sentra Efek Indonesia (KSEI) menandatangani perjanjian kerjasama Sistem Multi-Investasi Terintegrasi atau S-Multivest pada Kamis (10 /6). S-Multivest adalah infrastruktur, sistem dan mekanisme pencatatan pengelolaan Tapera Funds yang disediakan oleh KSEI.

Kerja sama ini terkait dengan pengelolaan dana simpanan perumahan rakyat. Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk menciptakan pengelolaan dana tabungan perumahan rakyat yang lebih baik di masa mendatang.

“BRI akan berupaya mengelola dana tabungan masyarakat secara prudent, transparan dan akuntabel. Keikutsertaan BRI sebagai bank kustodian pengelola dana Tapera merupakan bentuk dukungan terhadap keberhasilan program Pemerintah,” kata Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI , Agus Noorsanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/6/2021).

See also  Peter Gontha Ungkap CT Loss Rp 11 T di Garuda Indonesia Airlines

Agus mengatakan, BRI memiliki pengalaman dalam mengelola data dalam jumlah besar dan mampu menjangkau nasabah di seluruh Indonesia. Berbekal pengalaman tersebut, BRI berkomitmen menjadi bank kustodian pengelola dana Tapera dengan jumlah peserta yang sangat besar.

Baca juga:
Dukung Amanat Erick Thohir, DPR Dorong Lahirnya Bank Digital Andalan Plat Merah

Merujuk pada UU no. 4 Tahun 2016 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020, pengelolaan dana Tapera bertujuan untuk menghimpun dan menyediakan dana murah berkelanjutan jangka panjang untuk pembiayaan perumahan guna memenuhi kebutuhan perumahan yang layak dan terjangkau bagi peserta.

Kegiatan utama dalam pengelolaan dana Tapera meliputi penghimpunan dana, penghimpunan dana dan pemanfaatan dana untuk pembiayaan perumahan bagi peserta Tapera. Kegiatan pengelolaan dana tapera diawali dengan pendaftaran peserta, baik peserta kerja maupun peserta mandiri.

See also  Permintaan tidak dapat dipenuhi

Untuk menjadi peserta Tapera, peserta pekerja harus didaftarkan oleh pemberi kerja sedangkan peserta mandiri mendaftar langsung ke BP Tapera.

Partisipasi Tapera pada tahap awal ini adalah PNS yang dimutasi dari mantan peserta Bapertarum-PNS. Dalam hal ini, BRI akan berperan dalam penyimpanan dan penatausahaan dana dan data peserta. Bentuk kerjasama ini dilakukan melalui Kontrak Pengelolaan Dana Tapera atau KPDT.

Peserta KPDT adalah kumpulan peserta Tapera yang memiliki saldo dana yang berasal dari setoran bulanan yang besarnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Setiap peserta Tapera akan memiliki unit penyertaan yang merupakan bukti kepesertaan dan nilai simpanan serta perkembangannya.

Baca juga:
BRI Life Luncurkan Asuransi Perawatan Ganda untuk Melindungi Karyawan

See also  Panitia Resepsi Minta Sri Mulyani melakukan ini agar target pajak 2022 tercapai

Selain itu, peserta dapat menentukan prinsip pengelolaan dana secara individu serta minatnya terhadap pembiayaan Tapera. Setiap peserta akan diberikan Nomor Identitas Kepesertaan yang dihubungkan dengan Nomor Identitas Tunggal (SID) Investor yang dikelola oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai tempat penyimpanan setelmen.



[ad_2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *