Memeriksa! Sri Mulyani Rilis Aturan Baru Subsidi Bunga

Jakarta

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 50 Tahun 2021. Peraturan tersebut merupakan perubahan dari PMK 138/PMK.05/2020 tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga/Subsidi Margin dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Aturan itu menyebutkan, batas waktu pemberian subsidi bunga bagi debitur terdampak COVID-19 diperpanjang. Pasal 8 PMK 50 menegaskan bahwa subsidi bunga diperpanjang hingga 30 Juni 2021. Sebelumnya, pada 2020 hanya sampai Desember.

“Untuk tahun 2021 diberikan jangka waktu paling lama 6 bulan terhitung mulai 1 Januari 2021 dan paling lambat sampai dengan 30 Juni 2021,” bunyi pasal 8 ayat 1b yang dikutip detikcom, Jumat (6/11/2021).

READ  LPPOM MUI Jatim tegaskan pengurusan label halal cukup mudah

Subsidi bunga diberikan kepada debitur bank, perusahaan pembiayaan, dan Lembaga Penyalur Kredit Program Pemerintah yang memenuhi persyaratan.

Persyaratan ini diatur dalam perubahan Pasal 7, dengan rincian sebagai berikut:

Sebuah. Merupakan UMKM dengan plafon kredit/pembiayaan maksimal Rp10 miliar
b. Memiliki saldo debet/pembiayaan hingga 29 Februari 2020
c. Tidak termasuk dalam daftar hitam nasional plafon kredit/pembiayaan di atas Rp 50 juta
d. Memiliki kategori pinjaman berkinerja lancar terhitung per 29 Februari 2020
e. Wajib punya NPWP

Pasal 7 ayat 4 menyebutkan bahwa subsidi bunga juga diberikan kepada debitur lain, yaitu mereka yang melakukan KPR sampai dengan tipe 70 serta debitur kredit kendaraan bermotor untuk usaha produktif, termasuk yang digunakan untuk ojek atau usaha informal.

READ  Pemerintah Pastikan Stok Daging Sapi Aman untuk Lebaran - KetikKetik

Besaran subsidi bunga yang diberikan tahun ini diatur dalam amandemen pasal 8 ayat 6. Berikut rinciannya:

1. Pagu kredit sebesar Rp. 10 juta diberikan subsidi bunga atau kredit yang dibebankan kepada debitur dan maksimal 25%
2. Plafon kredit/pembiayaan di atas Rp. 10 juta menjadi Rp. 500 juta diberikan subsidi bunga maksimal 3%
3. Plafon kredit di atas Rp 500 juta – Rp 10 miliar akan diberikan subsidi bunga maksimal 1,5%

(halaman/hns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *