Ketika Elon Musk Membuat Keruntuhan Pasar Bitcoin – KetikKetik

Harga Bitcoin telah diuji lagi oleh tweet Elon Musk dalam beberapa hari terakhir. Minggu lalu, bos Tesla mengumumkan perusahaan mobil listriknya tidak lagi menerima pembelian Bitcoin. Keputusan tersebut jelas menimbulkan kebingungan bagi pemilik cryptocurrency.

Namun pada perdagangan Senin (17/5) kemarin, harga Bitcoin sempat menguat 5% menjadi US $ 44.200 per btc atau sekitar Rp 632 juta. Padahal pada perdagangan paginya, mata uang kripto ini sempat terus melemah pada hari-hari sebelumnya, yakni turun 9% ke kisaran US $ 42.000 per btc atau sekitar Rp. 600 juta, yang juga merupakan level terendah pada 8 Februari 2021.

Harga naik setelah Musk mengonfirmasi kepemilikan Tesla atas Bitcoin. Di tweet baru-baru ini, Musk menyatakan, “Tesla belum menjual bitcoin apa pun”.

Klarifikasi ini juga menggambarkan bahwa bos Tesla tersebut masih mempertimbangkan kepemilikan aset kripto. Musk masih menunggu perkembangan metode penambangan Bitcoin untuk beralih ke energi ramah lingkungan (EBT). Namun, tidak menutup kemungkinan juga bagi pabrikan mobil listrik untuk melirik aset kripto lain yang lebih ramah lingkungan.

READ  Membawa produk halal nasional ke pasar global

Di sisi lain, penelitian oleh Cathie Wood Ark Investment Management LLC menyatakan bahwa penambangan Bitcoin pada akhirnya bisa lebih ramah lingkungan. Salah satunya dengan memberikan insentif atas penggunaan EBT. Penambangan Cryptocurrency dianggap mampu meningkatkan investasi dalam EBT seperti tenaga surya, serta menciptakan lebih banyak jaringan EBT.

Menciak CEO Tesla terbaru telah membuat beberapa pendukung uang kripto bingung. Akan aneh jika sebuah perusahaan menolak Bitcoin sebagai metode pembayaran, tetapi tetap mempertahankan kepemilikan, “kata Vijay Ayyar, kepala bursa crypto Luno untuk Asia Pasifik di Singapura. livemint.com, Senin (17/5).

Ayyar juga menyinggung alasan Musk mengangkat isu lingkungan saat ini, mengingat sudah lama dikritik dan dipandang sebagai alasan menolak cryptocurrency. Apapun motivasinya, pernyataan terbaru Musk akan disambut dengan skeptis oleh langkah Bitcoin.

READ  Window Nature Bandung: Tempat Bermain dan Belajar - KetikKetik

Pialang Pepperstone di Melbourne, Chris Weston berpikir tweet Musk telah menjadi katalisator untuk pergerakan Bitcoin saat ini. Pada akhirnya ini menunjukkan aset kripto yang sebenarnya, yaitu, sebagai penyimpan nilai dan didorong oleh momentum. “Saat ini momentumnya mengarah ke sisi negatif,” katanya Reuters, Senin (17/5)

Pada Rabu (12/5), Musk mengumumkan bahwa Tesla akan berhenti menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran mobil listrik, karena masalah lingkungan. Di akun Twitter-nya, Musk prihatin dengan peningkatan pesat penggunaan bahan bakar fosil untuk penambangan dan transaksi bitcoin.

Pernyataan tersebut merujuk pada penggunaan batu bara yang diketahui memiliki emisi karbon paling buruk dibandingkan bahan bakar lainnya. Selama ini Musk dikenal sebagai seorang pecinta lingkungan, terlihat dari upayanya mendorong transisi dari penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil ke EBT melalui perusahaan mobil listriknya, Tesla.

Sekadar mengingatkan Anda, Februari lalu Tesla mengumumkan telah membeli Bitcoin senilai US $ 1,5 miliar atau setara dengan Rp. 21,5 triliun. Selain itu, perusahaan juga mulai menerima pembelian mobil listrik dalam bentuk Bitcoin.

READ  Pemerintah menargetkan KEK BAT Batam menyerap investasi miliaran dolar AS

Sebelumnya, sejumlah investor sempat meragukan rencana Tesla menggunakan Bitcoin dalam transaksinya. “Kami tentu saja prihatin dengan tingkat emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari penambangan cryptocurrency,” kata CEO Manajemen Investasi Osmosis Ben Dear pada bulan Februari. Osmosis adalah investor berkelanjutan yang memegang saham Tesla.

Sementara itu, kata analis perdagangan mata uang tweet Musk tidak bisa dihindari. “Selama beberapa bulan terakhir, semua orang mengabaikan berita bahwa Bitcoin menggunakan lebih banyak listrik daripada Argentina dan Norwegia,” kata Edward Moya, analis pasar senior di perusahaan perdagangan mata uang OANDA.

Pemilik tim bola basket Dallas Mavericks, Mark Cuban, mengatakan fokus Musk terhadap lingkungan akan berdampak besar jika Bitcoin menggantikan emas sebagai aset lindung nilai.

Source ketiksuara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *