Bullying bisa dilakukan dimana saja, baik di dunia maya atau dunia nyata. Sikap suka membully umumnya dilakukan oleh orang yang terlalu percaya diri, sombong, merasa lebih segalanya, iri hati dan selalu buruk sangka. Orang orang yang suka membully hidupnya selalu resah, karena energy negative menguasai mereka.
Saya sendiri pernah dibully di dunia maya yaitu di FB. Ada orang mengajak berteman, ternyata dia lelaki sakit. Jika menulis di wall, isinya selalu mengajak pada kebaikan, bagaimana menjadi muslim yang baik, tapi ke inbox saya, astagfirullah isinya kata kata mengajak begituan yang super menjijikan. Kenalpun ngga, chat ngga pernah tapi saya di bully seperti itu. Ketika saya check wall nya, ternyata banyak wanita yang memaki dia karena dikirimin inbox jorok. Dengan santai ia jawab satu satu
” Kamu kenapa marah2, memang ada apa. Istigfar dong. Bicara itu yang sopan sayang..”
Kalau ikutin emosi saya juga ingin marah seperti wanita2 itu, tapi no way, tak akan saya kotori mulut saya dengan ucapan sia sia. Cukup saya blok dan sejak itu saya setting FB agar siapapun yang bukan teman tak dapat melihat aktifitas saya. Selain itu saya juga lebih hati hati ketika add teman, lihat dulu siapa mutual friendnya.
Hanya sekali itu saya di bully di dunia maya, padahal saya tak pernah berurusan atau chat dengan si pria ini. Maka saya berkesimpulan, bahwa cyberbully tak selalu sesuai theori
” Ada sebab ada akibat, tak ada asap kalau tak ada api”
Jika kebetulan ketemu orang rada rada ya tetap saja ada kemungkinan di bully.
Di dunia maya jangan mudah terpancing dengan mereka yang suka cari gara gara . Kadang ada saja ucapan untuk membully kita. Akibatnya saling emosi dan membully. Ngapain kayak gitu, bikin capek , buang waktu dan nambah dosa lisan.
Saya pribadi jika ada yang memancing dengan komentar miring, saya senyum dengan kepala dingin. Kalau perlu saya yang minta maaf. Namun jika sudah keterlaluan adalah hak kita untuk melawan dengan elegan. Tanpa makian, tanpa bully bullyan…
” Sebagai manusia beragama, mari tunjukan bahwa meski di dunia maya kita juga punya moral dan etika “
STOP CYBER BULLYING DIMANA SAJA.