Omong Kosong PDI-P Tidak Capreskan Jokowi

Mengamati perkembangan dunia politik saat ini menjelang Pemilu 2014 di mana Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan kader PDI-P sedang menjadi sosok yang paling diinginkan publik menjadi Presiden RI berdasarkan survei-survei yang ada.

 

Itulah sebabnya adalah omong kosong kalau sampai PDI-P tidak memanfaatkan kesempatan emas ini dengan mencalonkan Jokowi dalam Pemilihan Presiden tahun depan.

 

Omong kosong kalau sampai partai berlambang banteng gemuk ini tidak paham membaca keadaan dan fenomena bahwa Jokowi adalah pilihan yang tidak akan tidak dipilih oleh sebagian besar rakyat di negeri ini bila dicalonkan jadi presiden.

Baca juga :  Jokowi, Pemimpin Harapan Indonesia

 

Omong kosong kalau sampai pejabat-pejabat teras PDI-P termasuk sang Ketua Umumnya tidak mengetahui kalau Jokowi sudah begitu populer bahkan sampai ke pedalaman.

 

Cara logis dan bukan omong kosong bagi PDI-P untuk kembali berada di pusaran kekuasaan tak ada pilihan selain mencalonkan Jokowi. Kalau tetap keblinger memajukan Megawati Soekarnoputri atau Puan Maharani bisa-bisa malah jadi blunder.

 

Apalagi hasrat PDI-P untuk berkuasa kembali sudah menjadi tekad tak tertahankan. Cukup sudah menjadi oposisi selama sepuluh tahun.

 

Hal ini dapat dipahami melalui Ketua Dewan Pimpinan Pusatnya, Maruarar Sirait, beberapa waktu yang lalu di salah satu televisi swasta menegaskan bahwa sudah waktunya PDI-P berhenti menjadi opisisi. Cukup sudah dua periode. Sekarang saatnya memimpin di pemerintahan.

Baca juga :  Mengapa Kita Saling Membenci Karena Jokowi, Padahal Dalam Soal Wanita Kita Mempunyai Selera yang Sama

 

Ketika pihak Gerindra mencoba mengingatkan tentang komitmen Jokowi untuk memimpin Jakarta selama lima tahun. PDI-P masih malalui Maruarar menyikapi dengan ketidak-senangan dan balik mengingatkan, agar Gerindra tidak mencampuri urusan internal partainya.

 

Dapat diyakini setelah melalui berbagai pertimbangan dan perhitungan dari berbagai sudut. Tak pelak lagi pada akhirnya, Megawati harus dengan legowo memutuskan untuk mencalonkan Jokowi sebagai presiden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *